Sejarah dan Pengertian Narkoba

Sejarah penemuan narkotika atau narkoba dimulai sejak tahun 2000 SM, saat di Samaria ditemukan opium (Bunga Candu). Kemudian pada tahun 1806 ditemukan Morphin oleh seorang dokter dari Westpahalia dan pada tahun 1898, pabrik obat Bayer menemukan dan memproduksi Heroin.

 

Sejak saat itulah narkoba khususnya golongan Narkotika dan Psikotropika dikenal jenis obat-obatan tertentu yang digunakan oleh kalangan kedokteran untuk terapi penyakit, misalnya untuk menghilangkan rasa nyeri. Namun pada perkembangannya, obat-obatan ini disalah-gunakan (abuse) sehingga menimbulkan ketergantungan (dependence).

 

Narkoba adalah segolongan obat, bahan atau zat yang jika masuk ke dalam tubuh berpengaruh terutama pada fungsi otak (susunan syaraf pusat) dan sering menimbulkan ketergantungan (adiktif). Terjadi perubahan pada kesadaran, masuk kedalam lambung, lalu pembuluh darah. Jika dihisap atau dihirup, zat masuk ke pembuluh darah melalui hidung dan paru-paru. Jika disuntikan, zat langsung masuk ke darah. Darah membawa zat itu ke dalam otak. Otak adalah pusat kendali tubuh. Jika kerja otak berubah, seluruh organ tubuhpun akan berpengaruh.

 

Narkoba (Narkotik dan Obat/Bahan Berbahaya) adalah istilah penegak hukum dan masyarakat, meliputi Narkotika dan Psikotropika, sesuai undang-undang. Karena itu, barang siapa menggunakan dan mengedarkannya diluar ketentuan hukum akan dikenai sanksi hukum.

 

Narkoba adalah singkatan dari NARkotika psiKOtropika dan Bahan Adiktif lain. Narkotika dan Psikotropika di satuu sisi memang bermanfaat bagi pengobatan atau pelayanan kesehatan. Disisi lain dapat menimbulkan ketergantungan dan sering disalah-gunakan, yaitu digunakan untuk tidak maksud pengobatan, tetapi untuk menikmati pengaruhnya.

 

Oleh karena berbahayanya, peredaran dan pemakaiannya diatur dalam undang-undang. Jika dilakukan diluar ketentuan hukum merupakan bentuk kejahatan. Kejahatan narkotika dan psikotropika bersifat transnasional, sehingga perlu dikendalikan dan diawasi secara ketat.

Tinggalkan Balasan