Kuburan Yang Wangi

Ada seorang pemuda penjual kain, setiap hari ia memanggul kain dagangannya dan berkeliling dari satu rumah ke rumah. Pemuda itu tampan. Orang yang melihatnya pasti menyukai.

 

Pada suatu hari, ketika ia sedang menjajakan dagangannya, berkeliling dari rumah ke rumah, seorang wanita melihat dan memanggilnya untuk mampir ke rumahnya. Wanita itu berkata, “Aku memanggilmu bukan untuk membeli sesuatu darimu.”

 

Wanita itu mamanggilnya untuk melayaninya. Maka ia mengingatkannya kepada Allah dan pedihya siksaan-Nya. Akan tetapi, wanita itu terus bersikeras mamaksanya.

 

 “Jika engkau tidak mau menyanggupi apa yang kumau, aku akan berteriak bahwa engkau telah masuk kerumahku untuk menodai kesucianku,” ucap wanita itu mengancam.

 

Tatkala ia merasa telah dipaksa untuk berbuat dosa dan kemaksiatan, pemuda itu meminta agar diperkenankan masuk ke kamar mandi terlebih dahulu. Dengan begitu senangnya, wanita itu pun mempersilahkan.

 

Ia masuk ke kamar mandi, sementara badannya gemetaran, karena takut akan terjatuh pada kemaksiatan. Dan tiba-tiba, terbesit sebuah ide gila. Ia melumuri badannya dengan kotoran. Ia menangis seraya berdoa kepada Allah, “Ya Rabbi, ya Tuhanku. Rasa takut kepadamu telah membuatku melakukan hal ini, maka gantikanlah kebaikan untukku.”

 

Lalu ia keluar dari kamar mandi. Ketika wanita itu melihatnya dalam kondisi demikian, ia berteriak keras, “Keluarlah dari rumahku hai orang gila!”

 

Ia pun keluar mengendap-endap, takut dilihat orang. Entah apa kata orang-orang kalau melihatnya dalam kondisi semacam itu.

 

Sesampainya dirumah, ia melepas bajunya, kemudian mandi. Lantas apa yang terjadi selanjutnya? Apakah Allah membiarkan hamba dan kekasih-Nya begitu saja? Tentu saja tidak. Ketika ia keluar dari kamar mandi, Allah menggantikannya sesuatu yang agung yang tiada pernah terlepas darinya hingga kematian tiba. Allah menganugerahkannya aroma minyak wangi yang tercium oleh manusia bahkan dari jarak yang jauh sekalipun. Hingga ia dijuluki “Sang Minyak Kasturi”. Dan, saat ia meninggal dunia, di atas pusaranya ditulis: “Ini adalah Kuburan Sang Minyak Kasturi.”

Tinggalkan Balasan