Harta Yang Hilang

Dikisahkan bahwa pada suatu malam, datang seorang laki-laki menemui Imam Abu Hanifah. Ia berkata, “Wahai Imam, beberapa tahun yang lalu aku menanam sebuah harta kekayaan di suatu tempat. Akan tetapi, aku lupa di mana tempat itu. Apakah Anda bisa membantu mencarikan solusi atas masalahku ini?”

Maka sang Imam menjawab, “Ini bukan tugas seorang ahli fikih, sehingga aku harus menemukan solusi bagimu.”

Kemudian beliau berpikir sejenak, lalu berkata kepadanya, “Pergi dan shalatlah, hingga shubuh menjelang, insya Allah, anda akan mengingat di mana harta tersebut ditanam.”

Kemudian lelaki tersebut pergi dan mulai shalat. Tiba-tiba, tidak lama setelah itu, di tengah-tengah shalatnya, ia teringat di mana ia telah menanam hartanya itu. Maka segera ia pergi ke tempat tersebut dan mengambilnya.

Pada pagi harinya, lelaki tersebut menemui Imam Abu Hanifah untuk menyampaikan bahwa ia telah menemukan hartanya dan ia hendak berterima kasih kepadanya. Namun, dengan penuh penasaran, lelaki tersebut bertanya kepada Imam Abu Hanifah, “Bagaimana anda tahu bahwa aku akan mengingat tempat harta tersebut?”

Sang Imam menjawab, “Karena aku tahu bahwa setan tidak akan membiarkanmu shalat begitu saja. Ia akan menyibukkanmu dari shalatmu dengan mengingat harta tersebut.”

Tinggalkan Balasan